Pages

Thursday, 3 July 2014

Untuk kamu, hai wanita.

Kau, wanita pelarian lelakiku..

Terima kasih telah hadir di antara kami sebagai hiburan untuknya.
Terima kasih telah menemaninya selama aku tidak ada.
Terima kasih telah membuatnya bahagia sementara.
Terima kasih, karenamu, aku dan dia bisa memulai dari awal.
Maaf telah membuatnya meninggalkanmu, karena memang seharusnya begitu.
Kau tidak lebih dari sekedar pelariannya dariku.
Hati, sejauh apapun dia pergi, akan kembali pulang kepada pemiliknya meskipun terluka.

Kau, wanita pelarian lelakiku..

Aku tidak marah padamu ataupun kepada lelakiku.
Mungkin aku yang salah, sehingga dia bermain-main denganmu.
Terserah apa yang kau tulis di linimasa-mu, aku tidak peduli, lelakiku kembali. :)

Ku doakan apa yang terjadi kepadaku, tidak terjadi kepadamu.

Salam hangat, dariku.