Pages

Sunday, 24 November 2013

Terlambat, kah?

Kalo hari ini bisa ia cepatkan waktunya hingga jam 11 malam nanti, akan segera ia lakukan. 

Hati ini begitu bergejolak baginya karena hari ini adalah hari terakhir baginya jauh dari teman hidupnya. Rasa kangen sekaligus emosi memuncak terjadi saat ini dan dia paling tidak suka itu. Jujur, mungkin upaya untuk menghilangkan rasa buruk itu amat susah, terlebih bahwa dia termasuk orang yang sangat menyukai sesuatu dipendam sendiri di dalam hati. Dia amat tau, kalaupun harus berbicara didepannya, ia pasti akan diam seribu bahasa. Terasa tercekik lehernya ketika berhadapan dengan sosok yang kurang lebih 2 tahun menemani suka-dukanya.

Hati ini begitu bergejolak karena besok dia harus menemui salah satu pria idamannya. Well, meskipun belum menjadi idola, tetapi rangkaian katanya dalam setiap pesan yang ia kirimkan begitu menyentuh bagian yang jarang dihinggapi bahkan oleh teman hidupnya sendiri. Sesosok idaman yang tidak begitu sempurna parasnya, namun dia sangat percaya bahwa hati lelaki tersebut begitu lembut bagai kapas yang baru saja terbentuk.

Hati ini begitu gelisah, karena ia takut untuk mengutarakannya kepada teman hidupnya. Apa yang akan terjadi pada teman hidupnya kalau dia menceritakan bahwa besok dia harus menemui pria idamannya itu? Apakah ia termasuk selingkuh? Entahlah.. Mungkin dia begitu emosional hari ini.

Hai wanita anggun nan manis, sejauh matamu tidak berubah menjadi pandangan yang berhawa nafsu, sepanjang tanganmu tetap menjaga untuk terus digenggam oleh teman hidupmu, selama badanmu tertutup aurat dan rapih, sejauh itulah kamu tidak disebut dengan yang namanya selingkuh.

Apa sih selingkuh itu? Sejauh mana sih kita disebutkan sebagai 'tukang' selingkuh?

Persepsi orang berbeda-beda... Namun bagi wanita anggun ini punya caranya sendiri mendefinisikannya. Ketika hatimu mempunyai rasa 'selingan' sejauh itu pula rasa rindu teman hidupmu itu memuncak. Dia tidak pernah ingin memanfaatkan situasi ini untuk berpaling, apalagi mendua. 

Ketika mendua adalah pilihan, memilih untuk menjadi satu-satunya adalah kewajiban baginya.

Ketika mendua menjadi pilihannya, maka kata terlambat muncul karena pilihannya.

Kata terlambat adalah hantu baginya.
Kata terlambat adalah hal yang begitu dihindarinya.
Kata terlambat kini melekat padanya.

Kalau kamu bahagia dengan orang yang 'salah', bayangkan seberapa bahagiamu nanti ketika bertemu dengan orang yang 'tepat'.

see you,
Nona Kaca

Saturday, 23 November 2013

When you know

Ketika kamu masuk ke "dunianya", kamu pasti udah tau, kamu harus siap dengan segala konsekuensinya. Seperti ikan besar yang siap mengejar ikan kecil meskipun tau kalo ikan kecil itu punya induk yang lebih besar darinya. Seperti tukang pos yang harus siap sedia botol air putih di kantongnya untuk mencegah rasa kelelahan yang berarti ketika alamat yang dicari tidak ditemukan hingga sore menjelang.

Aku tau kau cerdas, aku tau kau begitu baik, aku tau indahnya warna senja dari langit sana bisa dikalahkan oleh senyum dan hangatnya pesan yang kau kirimkan kepadaku. Aku bahkan serasa ingin terbang ke angkasa setiap pelukan malam yang engkau dekapkan setiap harinya.

Tapi, berapa wanita yang engkau perlakukan seperti yang kualami, dalam waktu yang sama? dalam kalimat-kalimat indah yang sama? Dalam sebuah kehangatan yang setiap hari kurasakan?

Banyak orang di luar sana yang lebih baik dari pasanganmu, lalu kamu ragu. Kamu pikir kamu bisa terus menerus mengambil semua untuk mendapatkan yang lebih baik? Kamu lupa, banyak diluar sana yang lebih baik dari kamu, tapi ku memilihmu. Aku memilihmu dengan segudang kekuranganmu dan beribu kelebihanmu. Namun kamu, iya kamu, tetap mencari-cari, berusaha membuat jaring-jaring besar agar mendapatkan semua yang kau inginkan?

Bangun, sayang. Life is not like Cinderella. Kamu gak akan pernah bisa meraup semua, mencari-cari "tambahan" agar kekurangan itu menjadi lengkap dengan hadirnya 'dia'. 

Akan ada masanya nanti, ketika Allah terus mendengarkan doaku disetiap shalatku, melihat perbuatanmu yang terus menyakiti hamba-Nya yang berdoa untukmu setiap hari, Allah akan berkata "it's time to stop for you."
Allah itu Maha Tahu, Maha Mengerti, Maha Segalanya. Ketika kamu berusaha menyembunyikan hal sekecil apapun, Allah tau apa yang hamba-Nya sembunyikan, bahkan di malam yang sunyi dan gelap, dan tanpa suara ataupun cahaya, Tuhan pasti tahu itu.

Aku tidak percaya karma, aku hanya percaya bahwa Allah pasti akan membukakan pintu maaf dan memberikan hidayah untuk siapapun yang memohon ampun pada-Nya. Doaku kini agak sedikit berubah, semoga kamu, kamu yang disana, segera diberikan hidayah, karena tidak ada yang namanya terlambat kalau kamu benar-benar ingin bertaubat. 

Sebelum sebuah perhelatan sakral yang nantinya harus kamu lewati, sebelum jari tanganmu akan bergetar karena harus bersalaman dengan ayah dari pasangan hidupmu nanti, sebelum penantian itu datang dari seorang wanita muslim nan anggun yang menunggu dengan cemas di kursi pelaminan kecilmu nanti...

:)