Kehadiranmu menjadi lilin kecil di ruang hati yang gelap
Candamu menjadi riuh ombak di pantai yang tidak berpengunjung
Pelukmu menjadi pelindung dinginnya salju yang turun dari langit
Namun, ketika kamu menjauh
Lilin mulai meleleh
Ombak mulai kecil
Pelindung tidak menurunkan dingin ditubuhku
Semua menjadi redup
Katamu, sayang itu hanya untuk seorang
Sayang itu dipayungi rasa percaya
Seperti pohon yang melindungi sangkar burung
Seperti mawar yang berprajurit banyak duri
Apakah aku boleh cemburu?
Tentu sangkar burung tidak akan hancur seketika
Tentu prajurit mawar tidak akan melunak
Hanya saja, pohon ingin menunjukkan perlindungannya
Bahwa pohon tidak akan membuat burung-burung ini tidak bersiul kembali
Pohon tidak akan membuat burung ini tidak beristirahat untuk mengepakkan sayapnya esok hari
Hanya saja, mawar ingin menunjukkan keindahannya
Bahwa merah meronanya dapat menarik perhatian
Mawar bukan sembarang bunga
Mawar tidak bisa dipetik sembarang orang
Bahwa cemburu adalah tanda sayang
Salam, Wanita Berpipi Merah
No comments:
Post a Comment