Kenapa mawar memilih untuk berduri?
Kenapa air memilih untuk selalu mengisi?
Kenapa api memilih untuk membakar?
Kenapa hidup itu harus memilih?
Ketika pohon memilih untuk setia berdiri
Ketika daun terpaksa untuk gugur
Ketika ranting memilih untuk bertahan
Kenapa hidup itu harus memilih?
Ketika lilin terpaksa untuk hidup
Ketika itu pula lilin tau bahwa hidupnya tidak segera berakhir
Ketika bulan terus berusaha bersinar
Ketika itu pula bahwa matahari akan segera menggantikannya
Kenapa hidup itu harus memilih?
Kenapa harus ada rangkaian pilihan?
Kenapa tidak ada yang satu di dunia?
Aku tidak pantas untuk dipilih
Ketika hilang, kamu tidak berpenggati
Ketika durinya hilang, mawar tidak terlindungi
Ketika daun gugur, ranting tidak beratap lagi
Kalau takdir dapat ditebak sebelum waktunya
Kamu tidak akan gelisah
Kamu tidak akan takut pilihanmu salah
Karena aku, bukan untuk dipilih
Karena aku, bukan satu helai daun yang meninggalkan ranting
Karena aku, bukan satu helai daun yang meninggalkan ranting
Karena aku, bukanlah setitik duri kecil yang melindungi mawar
Tapi, aku adalah payung sang pohon
Peneduh hujan
Penyejuk hati
Penyambung hidup
Tapi, aku adalah sang prajurit perkasa
Pemimpin benteng
Pelindung raga
Penentang musuh
Masih mau memilih?
Itulah hidup semua harus memilih, tidak memilih pun adalah sebuah pilihan. Karna itu kita karuniai akal, pikiran dan rasa.
ReplyDelete